JAKARTA — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Hermawi Taslim, mengajak kader dan alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) untuk tetap memegang teguh sikap independen di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.
Hal itu disampaikan Hermawi saat menerima audiensi Pengurus Pusat (PP) PMKRI Sanctus Thomas Aquinas Periode 2024–2026 di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (4/7). Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara Partai NasDem dengan organisasi kemahasiswaan tersebut.
Manusia Independen di Tengah Dinamika Politik
"Jadilah manusia-manusia independen. Para senior PMKRI tersebar di mana-mana, ada di dunia usaha, menjadi TNI, PNS, maupun di partai politik. Mereka diperlakukan sama semua, tetapi tetap menjaga independensi," kata Hermawi.
Menurut Hermawi, perjalanan kader PMKRI yang kini mengabdikan diri di berbagai sektor menunjukkan organisasi tersebut berhasil melahirkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi bangsa. Meskipun latar belakang kader beragam, semangat untuk kepentingan bangsa dan negara tetap terjaga.
"Identitas mereka sekarang tentu berbeda dengan PMKRI 30 tahun yang lalu. Namun mereka tetap menjaga dan memelihara semangat kekinian untuk terus memikul semangat bagi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
Kongres Nasional di Ruteng
Sementara itu, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Susana Marianti Kandaimu, berharap pelaksanaan Kongres Nasional dan Masa Penerimaan Anggota (MPA) PMKRI di Ruteng dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi organisasi.
Ia menjelaskan, forum tertinggi organisasi tersebut akan dihadiri 88 cabang PMKRI dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Selain itu, tiga calon cabang juga akan disahkan menjadi cabang penuh dalam kongres tersebut.
"Harapan kami, kegiatan Kongres dan MPA di Ruteng nanti dapat berjalan dengan baik dan lancar. Forum ini akan menghadirkan 88 cabang dari seluruh Indonesia serta tiga calon cabang yang akan disahkan menjadi cabang," kata Susana.
NasDem dan Penguatan Kebangsaan
Audiensi ini juga membahas peran Partai NasDem dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi. Hermawi menekankan bahwa Partai NasDem selalu terbuka untuk berdialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, dalam upaya memperkuat demokrasi Indonesia.
Partai NasDem sendiri memiliki kedekatan historis dengan gerakan mahasiswa, mengingat Ketua Umum Surya Paloh dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam gerakan demokrasi sejak era reformasi. Kehadiran PMKRI di NasDem Tower menjadi simbol bahwa partai politik dan organisasi kemahasiswaan bisa bersinergi untuk kepentingan bangsa.